Showing posts with label Serba Serbi. Show all posts
Showing posts with label Serba Serbi. Show all posts

Thursday, December 1, 2016

Video Menggetarkan Sholat Jumat Terbesar! JUTAAN Lautan Massa AKSI 212 Sholat JUMAT di MONAS Bersama Presiden Jokowi


[portalpiyungan.co] JAKARTA - Jutaan lautan massa umat Islam peserta Aksi Bela Islam III Jumat 2 Desember 2016/Aksi 212 memadati Monas dan jalan-jalan Jakarta.

Lautan massa umat Islam yang berduyun duyun datang dari berbagai pelosok tanah air ini sudah memadati kawasan Monas sejak Subuh.

Saat memasuki waktu sholat Jum'at, terlihat pemandangan dan suara yang menggetarkan. Pemandangan jutaan massa umat Islam yang sholat Jumat yang disiarkan secara LIVE oleh beberapa stasiun TV, seperti TVRI dan TvOne.

Dalam shalat Jumat di Monas dalam Aksi 212 ini juga dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, Menkopolhukam Wiranto, dll.

Inilah Sholat Jumat terbesar dalam sejarah Indonesia!

(Presiden Jokowi memberi sambutan singkat usai Sholat Jumat)

Bukan hanya itu... yang mengharukan adalah saat QUNUT NAZILAH pada rokaat kedua usai ruku'.

Imam Shalat Jumat membaca QUNUT NAZILAH yang sangat panjang, khusyu' dan menggetarkan diaminkan jutaan jamaah. Berisi doa untuk kebaikan negeri Indonesia, juga untuk umat Islam yang tengah menderita di Palestina, Suriah, Myanmar... dan ditutup dengan doa RABITHAH.


BERIKUT VIDEO (video Singkat) saat Sholat Jumat (video utuh menyusul):


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Orasi Kapolri Jenderal Tito di Aksi 212: Setelah Lolos KPK Berkali-kali, Di tangan Polri Akhirnya Ahok Bisa Jadi Tersangka


JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian turut hadir dalam Aksi Bela Islam III yang digelar hari ini, Jumat, 2 Desember 2016, di lapangan MONAS Jakarta.

Dihadapan jutaan massa umat Islam Kapolri menyatakan sangat bangga dan kagum dengan Aksi 212 yang menurut dia suasana ini bagaikan saat Haji di Padang Arafah.

Kapolri Tito yang memberi sambutan dengan didampingi Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab
mengatakan bahwa di tangan Polri lah Ahok akhirnya bisa jadi TERSANGKA setelah sebelumnya walau sudah diperiksa berkali-kali KPK tapi selalu lolos.

Kapolri:

"Alhamdulillah kemarin sudah diserahkan tersangka Basuki Tjahaja Purnama ke Kejaksaaan."

"Bayangkan beberapa diperiksa KPK tidak bisa jadi tersangka, tapi setelah ditangani Polri bisa menjadi tersangka."

Massa aksi berteriak: "Hidup Kapolri!"

Kapolri Tito: "Untuk itu kita minta dukungan dari saudara-saudara semua agar proses hukumnya terus berjalan. Dan polri siap bersama saudara-saudara semua untuk terus mengawal kasus ini."

"Untuk itu mari kita hari ini kita berdoa bersama agar semua itu bisa terlaksana."

Berikut rekaman video dari siaran iNewsTV sambutan Kapolri di Aksi 212 hari ini:

[video]


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Subhanallah.. Keren Banget Pedagang Sari Roti Saat Aksi 212: "GRATIS Untuk Mujahid"


JAKARTA - Sungguh Maha Besar Allah yang telah menunjukan ayat-ayat kauniyahnya dalam Aksi Bela Islam III Aksi Super Damai 212 di Monas,
Jakarta, Jumat 2 Desember 2016.

Umat Islam Indonesia betul-betul hari ini menjadi kebanggaan bagi dunia.

Selain jumlah massa Aksi yang ruarrrrrr biasa jutaan buanyaknya.

Juga berbagai kejadian di lokasi saat Aksi 212.

Salah satunya yang membuat decak kagum netizen adalah para pedagang Sari Roti yang menggratiskan dagangannya dan ditulis "GRATIS UNTUK MUJAHID".

"Keren abang2 ini...semoga tambah banyak rejeki dan pintu surga untuk abang amiiin," tulis netizen akun @swulll yang menshare foto di atas.

Subhanallah.... semoga diberi rizki yang berlimpah dan berkah dunia akhirat. Amiin.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Awalnya, Saya Ragu Dengan Aksi 212: Benar Nggak Sih Ini Islami?


Mungkin Anda masih ragu dengan Aksi 212 yang akan digelar pada 2 Desember 2016. Itu juga yang sempat dialami oleh Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Sinta Yudisia.

Maka ia pun menuliskannya, bagaimana keraguan itu kemudian hilang. 

Berikut ini kutipan dari tulisan panjang Sinta Yudisia dalam blog pribadinya:

... Aksi demonstrasi Islam dianggap aneh? Ya, sama seperti panggung sosial, pendidikan, ekonomi yang dianggap sebelah mata oleh pemeluknya sendiri (apalagi yang non muslim). Meski, lama-lama kaum muslimin yang menentang, justru merasakan keberkahan panggung-panggung Islami itu dan berbalik mendukung.

Awalnya, saya ragu dengan aksi 411 dan 212 : benar nggak sih ini Islami? Sampai saya datang di acara al Falah 27 November tempo hari dan mendapatkan penjelasan dari Bachtiar Nasir.

Tapi pasti ada kan di kalangan kaum muslimin yang masih ragu, bahkan tidak setuju dan menentang agenda ini? Wajar kok.

Dalam sejarah juga terjadi.Yang menentang kaum muslimin dengan keras salah satunya bangsa Mongolia hingga mereka menghancurkan Baghdad. Tetapi sejak Chagatay, Tuqluq Timur Khan, Anada Khan, Baraka Khan, begitu banyak bangsa Mongolia menjadi muslim. Apa alasannya? Mereka punya pepatah kuno Mongolia. Pepatah yang membuat mereka berbalik memeluk Islam.

Pepatah ini cocok untuk 411 ddan 212.

“Kalau ada suatu hal yang begitu mudah tersebar sebagaimana angin bertiup, perkara itu pastilah perkara kebaikan.”

Bangsa Mongolia yang menaklukan Eropa hingga Asia ternganga : kok ada ya keyakinan yang tersebar demikian luas sebagaimana arah angin bertiup dengan mudah? Logika itu membuat mereka memahami bahwa Islam adalah kebaikan semata.

Masih tidak percaya 411 dan 212 bagaimana angin bertiup membawa kebaikan?

Kalau begitu anda harus nonton film Pay It Forward. Satu anak punya niat baik, akan menyebar ke 3 anak. 3 anak punya niat baik, akan menyebar ke 9 anak. Begitu seterusnya.

Masih belum percaya juga?

Hm, gimana ya. Gini aja.

Pasang iklan termahal untuk radio di Surabaya itu ranking pertama dipegang Suara Surabaya. Wajarlah. Itu radio FM yang kondang banget. Tahu ranking kedua siapa? Ternyata Suara Muslim Surabaya. Lho, kok bisa? Ya. Karena pendengar Suara Muslim Surabaya sangat besar meskipun pasif. Mendengar data ini saya diam-diam merenung. Padahal, Suara Muslim Surabaya itu radio keagamaan lho. Tidak menayangkan K-Pop seperti Seventeen, BTS atau EXID, Black Pink. Tidak menayangkan BMTH, SoAD atau Linking Park. Tapi diam-diam banyak pengagumnya.

Jangan-jangan kita seperti pendengar radio Suara Muslim Surabaya. Pasif, tapi diam-diam mengagumi. Meski kita menghujat, meremehkan, mencaci maki aksi para ulama dan aksi bela Islam; diam-diam ada rasa kagum juga kan? Atau diam-diam mendukung dengan dana dan doa? Kalau nggak bisa mendukung dana dan doa, jangan caci maki para ulama dan aksi bela Islam. Segitu banyak orang lagi berdoa di hari Jumat, lho. Hari keramat. Sayyidul ayyam. Kebayang gak sih kalau kita minta didoakan sama ummat Islam yang segitu banyaknya, di hari Jumat, di tengah aksi memperjuangkan kebenaran? Kalau kita nggak mau mendukung, jangan mencaci maki. Takutnya nih, ribuan doa kaum muslimin yang tangannya menegadah ke langit, mengirimkan doa-doa rahasia bagi pendukung dan pencela.

Kalau malaikat-malaikatNya turun tangan, memangnya masih ada kolong langit yang aman? 

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Usai Subuh Pukul 05.30 MONAS SUDAH DIPADATI PESERTA AKSI 212, ALLAHU AKBAR !!

(Pukul 05.30 Monas mulai dipadati peserta Aksi 212. Foto: Hidayatullah)

JAKARTA - Jutaan massa umat Islam diperkirakan akan menghadiri AKSI BELA ISLAM III hari ini, Jumat, 2 Desember 2016, di Lapangan MONAS (Monumen Nasional) Jakarta.

Usai Shubuh ini, massa umat Islam mulai membanjiri MONAS. Mereka bergerak dari masjid Istiqlal dimana mereka sudah mulai berdatangan tadi

malam dan juga siang lalu menginap/Mabit di masjid Istiqlal.

Subuh di Istiqlal dipenuhi jamaah, bahkan seperti dilaporkan Republika, sampai ada jamaah yang sholat di trotoar karena sudah penuh.

Sementara itu laporan dari wartawan Hidayatullah MONAS sudah mulai dipadati massa peserta Aksi 212.

Wartawan Hidyatullah mengunggah foto (atas) kondisi MONAS pukul 05.30 WIB yang sudah mulai dipadati peserta Aksi Bela Islam III.

Sementara foto dibawah ini kondisi sholat Subuh tadi di Masjid Istiqlal...


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

[VIDEO] HEBOHKAN MEDSOS! Setya Novanto Keseleo Lidah Saat Ucapkan Sumpah Ketua DPR


Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto resmi menggusur Ade Komarudin dari posisi ketua DPR.

Pelantikan itu dilakukan setelah mendapat persetujuan dari semua anggota dewan yang hadir dalam rapat paripurna di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 30 November 2016 sore,, dia langsung diambil sumpahnya oleh Plh Ketua Mahkamah Agung, Suhardi.

Ada hal menarik yang terjadi saat prosesi pengambilan sumpah Setya Novanto, yaitu saat ia berulang kali salah mengucapkan “Negara Kesatuan Republik Indonesia”.

“dan kesatuan Republik Indonesia,” kata Setya yang nampak terbata-bata.

Suhadi yang mendengar Setnov keseleo lidah segera memintanya untuk mengulangi sumpah. Namun lagi-lagi dia salah berucap.

“Dan kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” sumpah Setnov yang sumpahnya kelebihan kata ‘kepentingan’.

Dengan sabar, Suhadi kembali meminta pria yang sempat tersandung kasus papa minta saham itu untuk mengulangi ucapannya.

“Ulangi, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,”

ujar Suhadi dengan suara lantang.

Dalam percobaan ketiga ini, Setnov akhirnya berhasil mengucap sumpah dengan benar.

“Dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Setnov sembari mengakhiri sumpahnya.

Adapun sumpah yang dibacakan Setya Novanto sebagai Ketua DPR adalah sebagai berikut:

Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai ketua dewan perwakilan rakyat dengan sebaik-baiknya, dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dengan berpedoman kepada Pancasila dan undang-undang dasar negara Republik Indonesia tahun 1945.

Bahwa saya dalam menjalankan kewajiban akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi kehidupan demokrasi, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, daripada kepentingan pribadi, seseorang, dan golongan.

Bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional, demi kepentingan bangsa, dan negara kesatuan negara Republik Indonesia.

Berikut videonya:


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Kisah Tekad Baja Kafilah 212 dari Medan: "Selama nyawa masih di diri, Apapun kendala akan dihadapi"


Ya Rabb... satu lagu kisah nyata yang sangat mengharukan dari medan jihad "Aksi 212".

Berbondong-bondong Umat Islam dari berbagai pelosok daerah berangkat ke Jakarta lillah hanya digerakkan oleh iman mereka, oleh kecintaan mereka pada agamanya, sehingga halangan rintangan ataupun musibah dalam perjalanan tak membuat terpuruk malah justru makin meningkatkan keimanan dan semangat mereka di jalan Allah.

Ini kisah Kafilah dari Medan Sumatera Barat yang awalnya menempuh perjalanan darat dengan mobil namun qadarullah mengalami kecelakaan, Mereka tak tampak sedih. Dengan senyum dan wajah ceria walau mobil rusak mereka tetap melanjutkan perjalanan... dengan pesawat.

Di akun facebooknya, Uthie Widyastuti yang memposting foto Kafilah Medan ini menceritakan:

"Ini kisah temanku wahai kawan,
Mereka adalah rombongan dari Medan
Yang melakukan perjalanan untuk ke Jakarta 212 dengan

mobil
Qadarullah di Jambi mobil terguling
Alhamdulillah semua selamat
Sekarang mereka melanjutkan perjalanan dengan pesawat ke Jakarta
Mobil mereka tinggalkan di Jambi
Selama nyawa masih di diri
Apapun kendala, akan dihadapi
Demi sebuah rasa di hati
Dan pernyataan keberpihakan diri..."


Yaa Allah.. Sebaja itu tekad mereka.. Semoga mereka mndapat balasan yang berlipat dari ALLAH..

Sungguh iri, Mereka punya sesuatu yang dibanggakan ketika bertemu Allah kelak...

Sungguh mereka yang ikhlas berjuang di jalan Allah akan diberikan manisnya iman dan manisnya berjihad di jalan Allah hingga dalam kejadian apapun..

Kisah ini akan menjadi rangkaian kisah-kisah lain, yang membuktikan UMAT INI SUDAH BANGKIT, UMAT INI BUKAN BUIH KUALITASNYA.

ALLAHU AKBAR!

___
Sumber: FB Uthie Widyastuti

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Orasi Ustadz Bachtiar Nasir: Aksi 212 Islam Indonesia Menyapa Dunia!


JAKARTA - Ketua Gerakan Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI), Ustadz Bachtiar Nasir membuka acara aksi Bela Islam Jilid III yang berlangsung di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas).

Dalam orasinya, Ustadz Bachtiar mengatakan, ulama-ulama dan para kiyai serta para muslimin yang hadir ke Monas, Jakarta seluruhnya ingin Indonesia damai dan merdeka sesungguhnya. Oleh karena itu, hatinya bergetar untuk
bergerak bersama demonstran lainnya untuk membela islam.

"Takbir!," kata Bachtiar dalam orasinya di lokasi, Jumat (2/12/2016), seperti diberitakan Okezone.

Ulama asli Betawi ini mengatakan, pada hari ini umat Islam menyapa dunia bahwa peradaban Alquran telah bergema di Indonesia. Menurut dia, kehadiran jutaan umat manusia ke Monas ingin memenuhi panggilan Alquran dan panggilan Islam.

"Ini semua alasan kenapa kita berada di sini, karena Allah SWT," tegasnya.

"Apakah ada yang membayar kalian?," tanya Bachtiar.

"Tidak!," jawab demonstran.

Ustadz Bachtiar menegaskan, bahwa ‎umat Islam Indonesia tidak ingin dilecehkan kitab sucinya. Sehingga, mereka menuntut keadilan agar Gubernur DKI nonaktif Jakarta ditangkap.

Laporan dari reporter TvOne di lokasi, jumlah massa Aksi 212 jauhhh lebih banyak dibanding saat Aksi 411.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Seperti di ARAFAH, Massa Umat Islam Aksi 212 Tumpah Ruah, Masih Pagi Monas Sudah Tidak Muat


JAKARTA - Hari ini, Jumat (2/12) adalah hari yang dinantikan jutaan Umat Islam. Mereka dari berbagai pelosok tanah air berduyun duyun ke Monas Jakarta untuk bergabung dalam AKSI BELA ISLAM III.

Monas sudah mulai dipadati sejak usai Subuh. Dalam siaran LIVE TvOne dilaporkan pukul 08.15 Monas udah penuh dan tidak lagi bisa dimasuki padahal massa Aksi terus berduyun-duyun berdatangan dari berbagai penjuru bak tsunami.

Kondisi ini ada yang mengatakan seperti kondisi di padang Arafah saat Wukuf Haji, apalagi massa aksi memang seragam mengenakan pakaian serba putih.

Reporter TvOne di lapangan menyebut jumlah massa Aksi 212 JAUUUHHHH LEBIH BANYAK dibanding saat Aksi 411.

Sebelumnya GNPF MUI memperkirakan jumlah massa Aksi 212 akan mencapai 3 juta. Dan sepertinya lebih 3 juta.

Berikut foto-foto kondisi Monas dan sekitarnya sekitar pukul 08.15 WIB.


(Foto dari twitter @mantriss: "Foto yg diambil istri dari kantornya....") 




Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Sangat Menyentuh, Ada Pesan di Box Makanan dari Aktivis Salman ITB Untuk Kafilah Jalan Kaki 212 Ciamis



Massa aksi jalan kaki dari Ciamis yang dimulai start sejak Senin (28/11) meneruskan perjalanan pada Kamis (1/12) pagi dari kota Bandung menuju Jakarta.

Selama perjalanan, masyarakat di sepanjang jalan menyambut dengan penuh haru dan memberikan bantuan makanan minum dll.

Salah satu bantuan makanan dalam box diberikan oleh Aktivis Salman ITB.

Saat dibuka, ada secarik kertas yang berisi pesan yang sangat menyentuh:

Letihmu akan terganti
Keringatmu akan

berhenti
Namun Perjuanganmu tetap membekas
Menjadi catatan terbaik dalam kitab amalmu

Selamat menikmati hidangan ini
Semoga semangatmu tetap terwariskan

#RapatkanShaff
#AksiBelaIslamIII
#AktivisSalmanITB


Kafilah jalan kaki Ciamis memang telah menjadi 'RUH' dalam Aksi 212. Spirit jihad dan pengorbanan mereka menempuh jarak 300an Kilo Meter telah membangkitkan, menyebar, dan menular pada Umat Islam di seantero tanah air.

Mereka telah menjadi 'icon' Pahlawan 212, yang tak kenal kata menyerah di hadapan Tantangan!

Ustaz Arifin Ilham: Ya Allah Berkahi Aksi Superdamai Kami

Pimpinan Majelis Ta'lim Az Zikra Ustaz Arifim Ilham berdoa agar aksi super damai esok diberkahi Allah SWT. Arifin juga berharap tidak ada provokasi yang mengganggu aksi tersebut. 





Tak lupa ia berdoa untuk pemimpin dan umat Muslim di dunia. Berikut rangkaian doa Arifin Ilham seperti dikutip di laman Facebook-nya, Kamis (1/12).

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu.

Allahumma ya Allah, ampunilah seluruh dosa dosa kami...aamiin.

Allahumma ya Allah, berkahilah negeri kami dg ketaqwaan para pemimpinnya dan rakyatnya...aamiin.

Allahumma ya Allah, bimbinglah para pemimpin kami dg hidayahMu agar mereka jujur, amanah, teladan, dan mencintai kami karenaMu...aamiin.

Allahumma ya Allah, selamatkan negeri kami dari bala bencana karena murkaMu...aamiin.
Allahumma ya Allah, selamatkan  seluruh kaum muslimin muslimat di dunia ini, terutama para mujahidin dan mustadhafiin di Palestina, Afghanistan, Irak, Suriah, Yaman, Mesir, Afrika Tengah, Uighur China, Kasmir India, Rohingya Myammar, Patani Thailand dan Moro Piliphina...aamiin.
Allahumma ya Allah lindungilah, jagalah, satukanlah hati semua ulama dan habaib kami yg memperjuangkan SyariatMu dan Sunnah nabiMu...aamin.

Allhumma ya Allah, berkahi Aksi Super Damai jum'at 212, jagalah aksi ini dari provokasi kezholiman syetan jin dan manusia, dan jadikanlah aksi ini menyatukan hati dan harakah da'wah kami di NKRI tercinta ini....aamiin.

Allahumma ya Allah, hancurkanlah, cerai beraikanlah mereka yg memerangi kami, yg membuat banyak tipudaya dan fitnah untuk kami...aamiin.

Allahumma ya Allah, Al Haadi, Pemilik hidayah, Penguasa semua hati, berlah hidayah untuk bapak Basuki Tjahaya Purnama, karena kami yaqin beliau belum faham kebenaran dan kemuliaan Islam...aamiin.

Allahumma ya Allah, berkah aksi ini, berkah ulamanya, berkah umaranya, berkah tujuan aksinya, berkah harakah da'wahnya, berkah umat Islam sebagai umat teladan, dan berkah negeri Indonesia tercinta ini...aamiin.

Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Turki benar-benar berubah 180 derajat sejak dipimpin Presiden Erdogan.




Berikut ini adalah catatan perjalanan Ketua Umum BAZNAS Dr. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc saat mengunjungi Turki.

Cerita yang mengagumkan bukan tentang gemerlap kota Istambul yang mencolok terlihat dari pesawat apabila melintasi Eropa,
atau para wanitanya yang berwajah elok,
tapi tentang kehidupan relijius yang semakin pesat luar biasa.

Turki benar-benar berubah 180 derajat sejak dipimpin Presiden Erdogan.

Hal yang sangat menakjubkan adalah suasana keagamaan rakyat Turki yang begitu antusias.
Sekarang masjid-masjid sangat ramai dengan pemuda yang beribadah dan juga kegiatan keislaman. TERUTAMA yang paling mengagumkan adalah ketika waktu SHALAT SUBUH datang, masjid di Turki sangat penuh sesak dengan jamaah yang didominasi KAUM MUDA , suasana yang mirip dengan di Indonesia, pada shalat Jum'at.





Dr. Didin mengingat kembali ketika dirinya berkunjung ke Turki sekitar tahun 1990-an,
saat itu Turki masih sangat sekuler.
Jangankan waktu shalat subuh, dikala adzan maghrib pun tidak ada yang pergi shalat berjamaah.

"Saat itu saya shalat hanya dengan istri dan anak, sebab tiada jamaah setempat yang datang." jelas Dr Didin.

Luar biasa dan yang lebih mencengangkan para remaja Turki ke masjid dengan mobil-mobil mewah di parkir di halaman masjid” ungkapnya.

Selain tingkat religiusitas masyarakat Turki yang menjadi lebih baik, kondisi ekonomi Turki saat ini juga sangat berkembang pesat.

Tanpa bantuan pinjaman luar negeri pemerintah Turki sanggup membangun, membuat perubahan signifikan dan mampu bersaing dengan negara maju dunia.







Peringkat ekonomi Turki melompat tinggi sekali dari 111 menjadi peringkat 16 dunia,
sehingga saat ini Turki masuk daftar 20 negara kuat (G20). 

Pendapatan perkapita penduduk pun naik dari $3.500 USD (2003)..
menjadi $11.000 USD (2013).. dan terus menanjak.

Pemerintah Turki sebelumnya serius mencanangkan 3 Program Nasional yaitu:

1⃣ Gerakan Shalat Subuh
     berjamaah di Masjid.
2⃣ Gerakan Infaq Sedekah.
3⃣ Gerakan Ekonomi Umat.

❤ Program terobosan GERAKAN shalat SUBUH berjamaah di MASJID memperoleh sambutan luar biasa dari masyarakat, dengan hasil mencengangkan.

Shalat subuh menjadi sangat ramai seperti  shalat jumat di Indonesia.
Tentu saja keberkahan shalat subuh berjamaah mendapatkan hasil di luar nalar, dibuktikan dengan teratasinya berbagai kesulitan nasional Turki yang sebenarnya tidak mudah, apalagi Eropa beberapa tahun lalu menderita krisis ekonomi.

Apa kabar dengan Indonesia kita.. ?!

Kapan negeri yang berpenduduk mayoritas Muslim ini menjadi negeri yang berelijius tinggi.. ?!
Semoga tak lama lagi.

Tolong bantu bagikan agar banyak muslimin mengambil  manfaat, ibrah/pelajaran serta hikmah dari fenomena menarik ini.

❤ Jangan lupa bagikan info ini..
agar semua MUSLIM INDONESIA TERGERAK hatinya untuk melaksanakan SHUBUH berjamaah di MASJID,
karena Allah sendiri yang menjamin kehidupan orang-orang yang mau bergegas shalat berjam'ah dimasjid.

Dan shalat yang PALING  BERAT adalah shalat SHUBUH berjamaah di MASJID...

Sudahkah kt begitu?

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Ciamis Merubah Segalanya, Meski "Media Si Itu" Memberitakan Cuman 80 Orang

Tadinya saya berpikir 212 akan lebih sedikit dari 411.

Tapi perkiraan saya salah, Ya... 212 kemungkinan akan lebih besar dari 411, kenapa?
Karena ada killer content bernama CIAMIS.

Orang yg paham digital marketing pasti paham apa itu killer content.

Berita Ciamis menasional dan mendunia meski "Media si itu" memberitakan cuma 80 orang saja peserta. Tapi, ini era sosial media dimana kebenaran akan terkonfirmasi dengan cepat sebagaimana hoax juga menyebar dgn cepat.





Dan aksi longmarch ribuan massa dari ciamis menuju jakarta bukanlah hoax. Dia adalah fakta gerakan berbasis ghirah pada agama dan Al-Quran - dari hati yg menyentuh hati setiap orang yg membaca. Kecuali kaum sebelah tentunya.

Killer Content itu valuenya harus dari hati dan jujur baru bisa menggerakan.
Dan Ciamis menggerakan semuanya. Dari sumatera ada 100 bis yg bergerak...Dari papua, makassar dan semua pelosok Indonesia bergerak. Hari ini dapat kabar juga dr sahabat pengasuh pesantren berbasis NU bahwa merekapun akan bergerak ke Jakarta.

Beberapa sahabat saya yg di 411 nggak ikut aksi...di 212 banyak yg memutuskan untuk hadir.
Kenyataan / teori tentang ini bisa kamu baca dibuku malcom gladwell berjudul tipping point....Bab Ketok Tular. Bagaimana sebuah konten berisi fakta informasi yang menyebar dengan sangat cepat seperti wabah bisa merubah dan menggerakan kerumunan dalam jumlah tak terhingga untuk menuju tujuan yg sama.(copas) 

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Ternyata Wanita Asal Indonesia Pencipta Lagu Nina Bobo Ini Dijadikan Pahlawan di Israel, ini sebab nya

ilustrasi


Tak banyak yang mengetahui jika ada dua nama asal Indonesia yang mendapat gelar pahlawan di Israel.

Mima Saina dan Tole Madna, adalah dua orang Indonesia yang namanya tercatat di kawasan monumental Israel.

Dilansir dari Wikipedia, Mina Saina adalah wanita yang berdarah Jawa, dan Tole Madna adalah seorang pria asal Indonesia.

Dikutip dari situs yadvashem.org, Mima Saina dan Tole Madma dijadikan pahlawan pada tahun 2003 atas rekomendasi Congregation Adas Israel di Washington D.C. dan Senator California, Henry A. Waxman.

Lalu apa yang sebenarnya dilakukan oleh mereka hingga bisa mendapat gelar terhormat tersebut?

Tak banyak informasi mengenai keduanya, namun Wikipedia menceritakan jika Tole Madna adalah seorang warga Indonesia yang menetap di Belanda.

Sedangkan Mima Saina adalah pembantu rumah Tole Madna.

Keduanya dinobatkan menjadi pahlawan karena pernah menolong bayi bernama Alfred Munzer.

Setelah dewasanya nanti, Alfred ternyata menjadi seorang ahli penyakit dalam dan spesialis paru yang tinggal di Washington DC, Amerika Serikat.

Dia juga pernah menjabat sebagai Presiden Asosiasi Ahli Paru Amerika Serikat.

Disebutkan pula bahwa beberapa literasi pernah menceritakan kisah kemanusiaan yang dilakukan oleh keduanya.

Kisahnya bermula Kisahnya dari pasangan bernama Simcha Mnzer dan Gisele.

Keduanya merupakan sepupu dan bertemu saat berada di Polandia.

Simcha berasal dari kota Kaczuga sedangkan Gisele berasal dari Rymanw, kedua kota berada di propinsi Podkarpackie, Polandia selatan.

Ketika berusia 18 tahun, Simcha hijrah ke Hague, Belanda. Di sana dia membuka sebuah butik pakaian.

Sedangkan Gisele tinggal di rumah kakaknya di Berlin sebelum akhirnya menuju Hague di awal Desember 1932, dan menikah dengan Simcha pada 16 Desember 1932.

Pernikahan mereka dikaruniai tiga orang anak.

Mereka adalah Eva, Leah dan juga Alfred Munzer.

Alfred lahir bertepatan dengan invasi Jerman atas Belanda pada tahun 1941.

Di sinilah kisah kemanusiaan itu berawal.

Untuk menyelamatkan ketiga anaknya, Gisele memilih untuk menjual semua harta yang ia miliki.

Ia kemudian menitipkan kedua putrinya kepada seorang tetangga.

Sedangkan Alfred saat itu dititipkan kepada Annie Madna.

Dia kemudian dipindahkan untuk dirawat oleh adik perempuan Annie karena saat itu seorang Belanda simpatisan Nazi tinggal di sebelah rumah mereka.

Demi keselamatan Alfred, Annie kemudian menghubungi mantan suaminya, Tole Madna, seorang lelaki juga imigran asal Indonesia.

Di sanalah akhirnya Alfred dirawat oleh Tole Madna hingga Perang Dunia II berakhir.

Saat itulah Alfred mengenal Mima.

Selama dalam pelarian, ia dibawah pengasuhan Mima.

Dikisahkan pula jika Mirna sempat harus berjalan demi mencari susu untuk Alfred.

Dalam perjalanan yang dilakukan secara tersembunyi itu, Mima terus menyanyikan lagu Nina Bobo.

Lagu itu ternyata bisa membuat Alfred tertidur sehingga tak menimbulkan suara yang bisa membahayakan keselamatan mereka.

Atas jasa Tole dan Mima yang melindungi Alfred dengan segenap nyawa mereka, Congregation Agas Israel di Washington D. C. merekomendasikan nama mereka menjadi pahlawan.

Pada tahun 2003, nama mereka pun diukir di taman monumen Righteous Among the Nations.

sumber: bangkapos

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !